Showing posts with label shigatsu wa kimi no uso. Show all posts
Showing posts with label shigatsu wa kimi no uso. Show all posts

Daftar Lagu Pembuka dan Penutup Anime Shigatsu wa Kimi no Uso

Kisah melodrama dalam anime adaptasi manga Shigatsu wa Kimi no Uso atau juga dikenal dengan judul Your Lie in April (Kebohongan di Bulan April) begitu menyentuh untuk disaksikan. Dari awal hingga akhir, cerita roman dan persahabatan dibalut unsur komedi antara karakter Kousei Arima, Kaori Miyazono, Tsubaki Tsawabe dan Watari Ryota begitu asik untuk ditonton.

Daftar Lagu Pembuka dan Penutup Anime Shigatsu wa Kimi no Uso
Karakter utama anime Shigatsu wa Kimi no Uso (kimiuso.jp)
Selain itu, lagu pengiring anime ini juga patut diacungi jempol. Baik itu lagu pembuka (Opening) ataupun penutup (Ending). Sebanyak empat lagu tema, seperti telah menyatu dengan karya animasi ini. Bahkan kalian bisa saja dibuat galau dengan lagu-lagunya.


Lagu Pembuka (Opening)


Lagu pembuka pertama dalam 22 episode anime ini adalah Hikaru Nara (光るなら/Jika Kita Bersinar). Lagu ini dinyanyikan oleh grup musik Goose House. Hikaru Nara muncul dalam serial anime mulai dari episode pembuka “Monotone/Colorful” sampai episode sebelas, “Inochi no Akari (Cahaya Hidup)”.


Mulai dari episode 12 sampai akhir anime, giliran Nanairo Symphony (七色シンフォニー/Simponi Tujuh WarnaSymphony) mengambil alih. Lagu ini dibawakan oleh duet Coalamode.


Lagu Penutup (Ending)


Grup musik wacci menyumbangkan lagunya sebagai lagu penutup dalam sebelas episode awal Shigatsu wa Kimi no Uso. Kirameki (キラメキ) mengudara pertama kalinya pada tanggal 9 Oktober 2014 bersamaan dengan episode pertama anime ini.


Orange (オレンジ) jadi lagu penutup di paruh kedua anime. Tepatnya pada episode “Twingkle Little Star” sampai episode terakhir “Harukaze (Angin Musim Semi)”. Dinyanyikan oleh 7!! (Seven Oops), lagu ini telah lebih dulu dipromosikan ke publik lewat anime. Baru setelah sebulan kemudian resmi dirilis oleh Seven Oops.


Shigatsu wa Kimi no Uso: Sinopsis dan Ulasan

Shigatsu wa Kimi no Uso atau Your Lie in April adalah salah satu judul manga remaja populer karya Naoshi Arakawa. Manga yang terbit dalam 11 jilid ini, diadaptasi ke dalam judul anime (22 episode) dan live action.

Ilustrasi manga Shigatsu wa kimi no uso atau Your lie in April jilid 1-10
Ilustrasi manga Shigatsu wa kimi no uso atau Your lie in April jilid 1-10. (Amazon)
Berkisah tentang Kousei Arima, seorang pianis muda berbakat yang mengalami trauma dalam memainkan piano sejak sepeninggalan ibunya. Setelahnya, kehidupan Kosei menjadi biasa-biasa saja. Walau begitu dia masih memiliki dua sahabat baik yaitu Tsubaki Sawabe dan Ryota Watari.

Kehidupan Kousei mulai berubah setelah bertemu Kaori Miyazono yang secara kebetulan adalah seorang musisi. Kaori sendiri memainkan alat musik biola. Salah satu faktor yang membuat keduanya dekat.

Dalam satu kesempatan, pada konser inagurasi kompetisi yang diikuti Kaori, dia secara khusus meminta Kousei menjadi pengiringnya. Dengan maksud menghilangkan rasa traumatis Kousei tiap kali memainkan piano. Hal inilah kemudian yang menjadi pemicu Kousei agar kembali berani menyentuh piano.

Konflik cerita dalam manga ini bahkan tak berakhir begitu saja. Masih ada musik dan drama yang membuatnya jadi lebih menarik dan layak untuk dibaca ataupun ditonton dalam bentuk karya animasinya.

Musik dan Drama


Musik bisa dikatakan sebagai pondasi dari keseluruhan cerita dalam manga ini. Berhubung karakter utama dalam manga ini merupakan seorang pianis, maka otomatis kita akan sering diperkenalkan dengan judul-judul karya musisi musik klasik legendaris.

Meskipun dalam bentuk gambar di atas kertas, manga ini seolah bisa membuat pembacanya mendengarkan musik yang disampaikan. Tak heran, mangaka One Piece, Eichiro Oda, sangat mengagumi manga satu ini.

Bagi yang ingin menikmatinya karya-karya yang dimunculkan dalam manga ini, menonton anime adalah pilihan paling tepat. Karena selain musik klasik, empat lagu pengiring di awal dan akhir, begitu menyatu dengan animenya.

Berikut salah satu video musik dari lagu pengiring animenya.


Sejak dimulai sampai akhir, begitu banyak konflik yang menyertai manga ini. Sang pianis jenius yang hilang sentuhan, trauma masa kecil, kematian sang ibu, adalah sedikit contohnya. Tragisnya, Kousei bahkan mengalami dua konflik yang hampir serupa terjadi.

Naoshi benar total dalam merealisasikan karyanya ini. Ditambah lagi cerita roman dan persahabatan antara karakter yang diangkat, begitu asyik tuk diikuti. Sungguh paket komplet yang juga dibalut sentuhan komedi ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...